Rektor dan Ketua LPM UIN Syahada Hadiri Grand Launching LAMGAMA

Jakarta, 10 September 2026 – Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan turut hadir dalam Grand Launching Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan (LAMGAMA) yang dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan sistem penjaminan mutu dan akreditasi Program Studi Rumpun Ilmu Agama (PSRIA) di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, UIN Syahada Padangsidimpuan dihadiri oleh Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Prof. Dr. Sumper Mulia Harahap, M.Ag dan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Syahada Padangsidimpuan Dr. Muhammad Syukri Pulungan, M.Psi. Kehadiran pimpinan UIN Syahada menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam mengikuti perkembangan kebijakan nasional terkait akreditasi serta memperkuat budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.

Grand Launching LAMGAMA hadir sebagai lembaga akreditasi mandiri yang secara khusus menangani akreditasi Program Studi Rumpun Ilmu Agama. Lembaga ini diharapkan mampu memberikan layanan akreditasi yang profesional, objektif, transparan, dan sesuai dengan karakteristik pendidikan tinggi keagamaan. LAMGAMA juga mencakup rumpun ilmu agama dari berbagai agama di Indonesia, sehingga menjadi bagian penting dalam penguatan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi keagamaan secara nasional.

Dirjen Pendidikan Islam yang sekaligus sebagai pemrakarsa lahirnya LAMGAMA, Amien Suyitno menegaskan, kehadiran LAMGAMA menjadi bagian penting dari upaya memperkuat sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi keagamaan. Menurutnya, akreditasi harus ditempatkan sebagai instrumen peningkatan mutu, bukan sekadar pemenuhan persyaratan administratif. Akreditasi harus menjadi instrumen untuk memastikan program studi terus melakukan peningkatan kualitas, baik dari aspek tata kelola, relevansi pendidikan maupun kualitas lulusan sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, menekankan pentingnya sinergi antara LAMGAMA, perguruan tinggi, pemerintah, asosiasi keilmuan, dan lembaga penjaminan mutu. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pelaksanaan akreditasi berjalan secara profesional, objektif, transparan, dan tetap berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan.

Kehadiran LAMGAMA juga mendapat dukungan dari berbagai perguruan tinggi keagamaan. Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., menyampaikan bahwa keberadaan LAMGAMA merupakan langkah strategis untuk memperkuat budaya mutu dan mendorong program studi meningkatkan kualitas akademik serta tata kelola. Akreditasi diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan dokumen, tetapi menjadi bagian dari proses perbaikan mutu secara berkelanjutan.

Bagi UIN Syahada Padangsidimpuan, momentum Grand Launching LAMGAMA menjadi bagian penting dalam memperkuat komitmen terhadap implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan peningkatan kualitas akreditasi program studi. Informasi dan kebijakan terbaru mengenai LAMGAMA diharapkan dapat menjadi referensi bagi UIN Syahada dalam mempersiapkan program studi menghadapi sistem akreditasi yang semakin berorientasi pada peningkatan mutu dan capaian nyata.

Melalui penguatan SPMI, evaluasi berkelanjutan, serta sinergi antara pimpinan, LPM, fakultas, program studi, dan seluruh sivitas akademika, UIN Syahada Padangsidimpuan terus berkomitmen membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Kehadiran dalam Grand Launching LAMGAMA menjadi salah satu langkah strategis UIN Syahada untuk terus beradaptasi dengan perkembangan kebijakan akreditasi nasional dan mewujudkan pendidikan tinggi keagamaan yang unggul, profesional, dan berdaya saing.