“Dorong Budaya Mutu”, LPM UIN Syahada Hadiri Lokakarya Nasional FPM BKS PTN Barat 2026
Padangpanjang— mengingat pentingnya penguatan budaya mutu dan peningkatan kapasitas perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional LPM UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan turut berpartisipasi dalam kegiatan Lokakarya Sistem Penjaminan Mutu I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Forum Penjaminan Mutu (FPM) BKS PTN Wilayah Barat bekerja sama dengan Institut Seni Indonesia Padangpanjang pada tanggal 7–8 Mei 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Rektorat Lantai 3 Kampus ISI Padangpanjang dan diikuti oleh 39 Perguruan Tinggi Negeri wilayah barat Indonesia. Dalam kegiatan ini, LPM UIN Syahada Padangsidimpuan diwakili oleh Irsal Amin, M.Pd.I selaku Kapus Akreditasi, Kurikulum dan Peningkatan Mutu. Keikutsertaan ini merupakan bentuk komitmen UIN Syahada Padangsidimpuan dalam memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) serta meningkatkan budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.
Ketua FPM BKS PTN Barat, Wahyu Susihono, dalam sambutannya menegaskan bahwa budaya mutu merupakan bagian penting dalam menjamin seluruh aktivitas perguruan tinggi berjalan sesuai siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Ia juga menyebutkan bahwa forum ini menjadi wadah kolaborasi dan pendampingan antarperguruan tinggi di wilayah barat Indonesia.
Sementara itu, Rektor Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Febri Yulika, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap seluruh peserta dapat memperoleh manfaat maksimal dalam penguatan sistem penjaminan mutu di perguruan tinggi masing-masing.
Lokakarya ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Anggota Majelis Akreditasi BAN-PT Retno Widowati yang membahas “Implikasi Perolehan Akreditasi Internasional untuk Perguruan Tinggi”. Selain itu, terdapat sesi mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam penjaminan mutu dan pengembangan pembelajaran yang disampaikan oleh Suyanto.
Melalui kegiatan ini, diharapkan UIN Syahada Padangsidimpuan semakin siap menghadapi tantangan peningkatan mutu pendidikan tinggi, termasuk penguatan akreditasi unggul dan internasional, serta pengembangan sistem penjaminan mutu yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan global serta mendorong program studi menuju akreditasi internasional sebagai bagian dari Continuous Quality Improvement (CQI).