Ketua LPM Serahkan Buah Tangan Presiden RI kepada Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Padangsidimpuan – Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Dr. Muhammad Syukri Pulungan, M.Psi, menyerahkan buah tangan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan usai mengikuti Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026.
Penyerahan berlangsung di ruang kerja Rektor dan disaksikan oleh sejumlah pimpinan universitas. Buah tangan tersebut merupakan cenderamata yang diberikan Presiden RI kepada para peserta Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 sebagai simbol apresiasi atas partisipasi dalam forum nasional yang membahas isu-isu strategis kebangsaan dan pembangunan Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Muhammad Syukri Pulungan, M.Psi. menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 memberikan banyak wawasan baru, khususnya mengenai penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjawab tantangan pembangunan nasional.
“Forum ini menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus memperkuat komitmen perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola perguruan tinggi yang unggul. Buah tangan dari Bapak Presiden ini kami serahkan kepada Bapak Rektor sebagai simbol bahwa UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan turut hadir dan berkontribusi dalam agenda strategis nasional,” ungkap Dr. Muhammad Syukri Pulungan, M.Psi.
Sementara itu, Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menyampaikan apresiasi atas amanah dan penghargaan yang diterima melalui Ketua LPM. Menurutnya, cenderamata tersebut bukan hanya memiliki nilai simbolis, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Keikutsertaan Ketua LPM UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan dalam forum nasional seperti Sarasehan Kebangsaan KSTI merupakan bentuk nyata komitmen universitas dalam mendukung kebijakan pembangunan nasional. Semoga pengalaman dan wawasan yang diperoleh dapat diimplementasikan untuk memperkuat mutu pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan kampus,” ujar Rektor.
Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 menjadi salah satu forum penting yang mempertemukan tokoh nasional, akademisi, peneliti, pimpinan perguruan tinggi, serta berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat semangat kebangsaan, mendorong inovasi, dan merumuskan langkah-langkah strategis menuju Indonesia yang maju.
Partisipasi UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan dalam forum tersebut menunjukkan komitmen universitas untuk terus memperluas jejaring nasional, memperkuat budaya mutu, serta mengambil peran aktif dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 melalui pendidikan tinggi yang berkualitas.